Wednesday, July 25, 2012

Air Susu Ibu (ASI) vs Susu Formula

Kesadaran pentingnya menyusui bayi kembali digalakkan akhir-akhir ini. Pada beberapa dekade terakhir, dengan adanya susu formula yang memberikan kemudahan, para ibu cenderung terlena dengan susu formula.
Satu hal penting yang harus diperhatikan adalah ASI tidak akan tergantikan dengan susu formula apapun. Tidak peduli betapa mahal dan canggihnya proses yang digunakan dalam pembuatan susu formula, ASI tidak akan tertandingi.

Berikut beberapa alasan pentingnya menyusui bayi dibandingkan menggunakan susu formula.

1. ASI mengandung nutrisi dan antibodi penting bagi bayi. ASI dikenal sebagai "cairan emas", terutama ASI yang keluar beberapa saat setelah ibu melahirkan, yang dikenal sebagai colostrum. Colostrum yang berupa cairan kuning kental ini sangat kaya akan nutrisi dan antibodi untuk perlindungan bayi.

Meskipun jumlah colostrum yang dihasilkan tidak banyak,namun manfaatnya dirasakan sampai bayi tersebut tumbuh dewasa. Tiga sampai lima hari setelah melahirkan, colostrum secara bertahap akan berubah menjadi ASI 'matang' dengan kadar gula, lemak, protein, air yang sepadan untuk membantu bayi tumbuh. Formula ASI sangat unik dan tidak dapat ditiru.

Suatu riset membuktikan bahwa pada bayi yang mengkonsumsi ASI jarang sekali ditemukan kasus diare dan infeksi telinga seperti pada banyak kasus bayi yang mengkonsumsi susu formula. ASI juga terbukti mampu mencegah diabetes tipe-1, atopic dermatitis, dan leukimia pada anak.

2. Bagi bayi, ASI jauh lebih mudah dicerna dibandingkan dengan susu formula, terutama bagi bayi prematur. Protein pada susu formula dibuat dari susu sapi yang mengharuskan bayi menggunakan energi dan waktu ekstra untuk mencernanya.

Dan masih banyak lagi manfaat dan kelebihan ASI jika dibandingkan susu formula. Mari beri yang terbaik untuk sang buah hati!

Love at first sight

Membahas cinta memang tidak ada habisnya, apalagi yang satu ini: cinta pada pandangan pertama. Pertama bertatapan trus rasanya ini hati gonjang-ganjing gitu katanya. Percaya nggak sih? Pernah ngalamin nggak?

Nemu 1 pernyataan menarik, lupa di mana pernah baca kalimat ini. Bunyinya: I believe in love at first sight because I've been loving my mother since I opened my eyes.

Tuesday, July 17, 2012

Pengampunan Allah

Masih terbayang jelas peristiwa sore tadi di ujung seminar. Betapa kekesalan terpendam bertubi-tubi selama sekian bulan terlontar sudah. Peristiwa buruk karena sesungguhnya tidak perlu terjadi.

Selama ini aku memendam semua perlakuannya. Memendam semua cemooh dan guyonan orang lain tentang hal-hal yang sesungguhnya tidak aku lakukan terhadapnya. Mencoba mengcover kesalahan yang diperbuatnya. Aku memendam semua itu, mencoba mencari jalan sendiri dengan pendekatan personal, bahkan meminta bantuan pihak ke-3 untuk membantu masalah-masalah tersebut namun...aku tidak melakukan 1 hal yang justru seharusnya kulakukan: MENYERAHKAN PENUH KEPADA TUHAN.

Aku terlena dalam semua masalah tersebut dan tidak mengambil waktu untuk sungguh-sungguh 'sharing' dengan Tuhan tentang masalah tersebut. Aku menunda-nunda untuk duduk di HadiratNya dan mendengarkan Tuhan. Padahal sesungguhnya pada akhirnya, ini semua adalah urusanku dengan Tuhan sang pemilik hidup.

Malam ini, kuambil beberapa lembar kertas. Kutuliskan semua masalah, perlakuan yang kuterima baik darinya maupun orang sekitarku. Kutuliskan semua sakit hati dan kekesalanku. Kutuliskan semua celoteh buruk ku saat ku kesal. Kutuliskan semua hal yang menurut aku sudah kulakukan untuk menyelesaikan masalah ini.

Yang berbeda dari hari-hari kemarin adalah malam ini aku membawa semua kertas tersebut di HadiratNya. Aku duduk bersimpuh dengan segenap hatiku kuserahkan kepadaNya. Aku memohon kelimpahan AmpunanNya untuk semua kepahitan yang kupendam. Memohon pengampunanNya karena kebodohanku 'berjalan sendiri'. Aku memohon Karunia RahmatNya yang besar untuk memperbaiki diriku seraya memohon juga KekuatanNya untuk menghadapi hari-hari esok.

"Allah yang Maha Rahim, dengarkanlah doaku"

Note: untuk semua rekan yang 'terpaksa' terlibat dalam kejadian sore tadi, saya mohon dibukakan pintu maaf yang sebesar-besarnya. Terima kasih.

Thursday, July 12, 2012

Air Dan Sabun

Suatu hari di akhir bulan Juni, si kecil Alvino terlibat percakapan dengan Tante Lia.

Alvino: "Tante Lia kalau mandi pakai air atau sabun?"
Tante Lia: "Pakai air. Kalau Alvino?"
Alvino: "Pakai air dan sabun!"
Tante Lia: (nyengir)

Hahaha...intermezzo di siang hari itu memang menggelitik.
Dengan bertambahnya usia, seringkali hidup menjadi terlalu berstruktur. Saat kita dihadapkan pada pilihan A, B atau C, pola terstruktur menjadikan kita terbiasa dengan cepat memilih salah satunya. Bandingkan dengan pola polos seorang anak yang seringkali membuat kita terperangah sekaligus mengagumi pemikirannya. Tidak ada salahnya kembali belajar dari kesederhanaan seorang anak kecil.

Monday, July 2, 2012

Gambar Gratis

Butuh gambar keren buat blog atau laporan atau tugas sekolah? Bisa mampir di sini. banyak gambar ok.

Super summer offers

Yeay! Semalam ngorder oriflame bulan juli dan tuing...muncul lah Orchid collection hand bag edisi terbatas. Thanks Oriflame!

Plus dapet OB whitening foundation GRATIS pula. Lumayan bener. Mau tahu lebih jauh tentang Super summer offers atau bisnis ini? Yuk...mari!

Tuesday, June 26, 2012

'Ular naga' di Oriflame

"Ular naga panjangnya, bukan kepalang. Menjalar-jalar selalu riang gembira...dst". Pernah dengar lagu anak-anak ini kan? Biasanya dimainkan banyak anak yang saling memegang pundak teman di depannya dan berusaha menghindar saat akan ditangkap lawan.

Pemandangan inilah yang terjadi di kantor cabang Oriflame hari sabtu 2 juni saat aku ke sana mau ambil barang! Bedanya cuma kagak pakai pegang pundak, tapi melingkar-lingkarnya ya sami mawon sama 'ular naga' yang dinyanyikan anak-anak.

Tidak seperti biasanya saat awal bulan, aku order barang pakai orifast, biasanya pakai ds-motor. Tapi hari itu karena ada kegiatan di dekat Pasar baru, aku pikir ya sekalian aja. Toh dari pasar baru tinggal naik bis sekali sudah sampai di sana. Selesai acara hampir jam 1 siang, berarti aku hanya punya waktu 1.5 jam untuk sampai ke kantor Oriflame. Tenang! Pasti sampai, pikirku. Bener...sampai kantor cabang sekitar set.2 siang.

Dari luar suasana tenang hanya terlihat beberapa ibu-ibu duduk di teras. Tapi...begitu masuk pintu, astaga penuh dengan orang yang berbaris! Kagak tannggung-tanggung barisnya udah kagak menghadap loket tapi melingkar-lingkar berlapis selebar ruangan sampai kagak terlihat lagi mana ujungnya. Bener deh ampe kaget liatnya secara beberapa kali di pertengahan bulan lalu mampir ke kantor cabang hanya terlihat sedikit antrian.

Setelah berusaha bertanya mana antrian orifast, akhirnya aku berhasil menemukan ujung belakang antrian. Dan..itu lapis ke-empat dari ujung depan barisan. Ckckckc... Terlanjur order sehari sebelumnya, yang berarti harus dibayar besoknya atau akan tercancel otomatis, aku nekat ikut baris. Pukul 3 sore, barisan baru bergerak setengan lapis dan itu di stop lalu kami diberi nomor. Seorang bapak di barisan lapis ke-2 mendapat nomor 30-an dan dia bercerita kalau dia antri dari jam 10 pagi. Hehe...kebayang kan aku yang dateng set.2 siang dapat nomor berapa? Tapi setidaknya dengan dapat nomer, barisan bisa bubar alias cari tempat duduk di lantai yang memang sudah penuh itu.

Pukul 6 sore akhirnya aku sampai ke loket dan membayar orderan untuk pindah ke lantai 2 tempat pengambilan barang. Ok, dengan semangat aku naik ke lantai 2. Olala...suasananya sama saja meski di sini disediakan kursi yang penuh orang dan banyak lagi duduk di lantai. Ambil nomor lagi dan dapet nomor 333. Alamak! Dan saat itu petugas memanggil nomor 160-an untuk maju ambil barang. haha...kebayang deh bakal makan malam di sini. Bener aja, akhirnya hampir pukul set.12 malam, nomorku dipanggil. Berarti 10 jam aku di kantor cabang kali ini. Rekord pulang pagi, karena sampai rumah hampir set.1 pagi hari minggu. haha...SERU!

Kapok? Tidaklah ya.. Cape iya, tapi liat semangat semua konsultan Oriflame, liat kebersamaannya (psstt..dapet teman ngobrol banyak), liat binar-binarnya, liat emosinya yang makin panas semakin malam (hehehe...), liat petugas yang bekerja saling bahu membahu dan tetap profesional meski udah malam kebayang bahwa ini BUKAN BISNIS MAIN-MAIN. Ini adalah bisnis beneran yang luar biasa! Dengan ratusan konsultan di satu tempat di saat yang sama (ini baru 1 kantor cabang lho), nyata banget bahwa ini BISNIS LUAR BIASA! Bersyukur aku bisa ngalamin hari itu, bersyukur aku berada di dalam bisnis ini. Semoga ini bisa membawa berkah untuk semua konsultannya. Amin.